- becek
Akhirnya trek offroad kembali kami jajaki, kali ini kami kembali mencoba trek walahar – surya cipta – kuta maryam – kuta kulambu – kuta tandingan – udug udug – curug , trek yang bikin kami gerah namun tetap membuat hati kami penasaran untuk melahapnya kembali.
Jam 7 teng anggota sudah terkumpul 20 orang dan langsung meluncur ke walahar, keindahan walahar kami abaikan begitu saja karna hati kami sudah berada di tujuan. Berjejer di jalanan seperti ular leak leok di jalanan aspal dan pematang sawah sampai akhirnya kami sampai di kawasan Surya Cipta akhir dari perjalanan onroad di belakang pabrik tv’s kamipun memasuki padang ilalang dan di suguhi tanah yang becek, terpaksa kamipun TTB (tun tun bike).
Tanjakan pertama yaitu tanjakan pacul tidak bisa kami lahap dengan sempurna karna kondisi tanah yang kurang berteman karena berlubang dan becek tentunya, akhirnya kami memutuskan untuk istirahat sejenak di tengah tanjakan pacul tersebut. Selang beberapa menit kamipun melanjutkan perjalanan dan sampai di peristirahatan pertama, ditempat tersebut beberapa anggota kami menggunakan waktu istirahat tersebut untuk sarapan.
Sampai juga di kuta maryam yang rencananya mau borong nanas akhirnya kami urungkan karna perjalanan masih jauh dan kamipun tidak mau direpotkan oleh nanas. Setelah dari kuta maryam kamipun di suguhi jalanan berbatu sampai sampai salah satu anggota kami mengalami kempes ban dan montir kamipun dengan sigap membawa peralatan.
Jalanan berbatu masih tampak panjang di depan dan kamipun sampai di kuta kelambu kami istirahat sejenak sambil menikmati pemandangan alam, kemudian kamipun foto foto di sungai yang kering lumayan buat menghilangkan kejenuhan.
Setelah selasai istirahat dan foto foto kamipun melanjutkan perlananan menuju CHERY, jalanan berbatupun masih setia menemani kami. Sayang tinggal 10 meter menuju cheri lutut saya sudah enggan melaksanakan tugasnya berbeda dengan yang lain yang masih semangat sampai di pohon cheri. Kamipun langsung minta tolong untuk di masakin nasi dan lauknya dan si ibu pun menyanggupinya. Wow nasi hangat, sambal, pete dan ikan asin, membuat kami bersemangat kembali untuk melanjutkan perjalanan menuju tanjakan kebo modol.
Turunan yang seharusnya menjadi bonus malah membuat kami mengeluarkan tenaga ekstra karna turunun yang curam tersebut terbuat dari susunan batu, tapi tak apalah masih ada semangat sisa sambal yang kami lahap tadi.
Habis sudah jalanan berbatu tapi tetep hati kami belum merasa tenang apalagi setelah melihat tanjakan kebo modol di hadapan kami. Patah sudah semangat kami. Satu persatu anggota kami mencoba tanjakan tersebut namun banyak yang tumbang di tengah jalan hanya beberapa orang saja yang sanggup melewatinya.



















ikut comment ah…
sehat dan menyenangkan pastinya ya..
Oleh: Deni on Desember 15, 2008
at 5:12 am
Wah asyik ya, boleh dong kita diundang bareng kesana. Masalahnya saya lama juga di karawang……..
Oleh: Wahono on Januari 5, 2009
at 10:16 am
Wah asyik buanget tuh, boleh dong kita diundang kesana. Waktu lalu saya cukup lama loh di Karawang, dan yang saya tahu hanya tempat makan saja di Walahar itu.
Oleh: Wahono on Januari 5, 2009
at 2:23 pm
saya org krawang tp udah lama merantau,ternyata krawang indah juga
Oleh: adekusnadi on Agustus 24, 2009
at 5:01 pm